Apa
sih yang kalian pikirkan ketika mendengar jurusan psikologi? Psikotest?
Menangani orang yang sakit jiwa? Konseling? Memecahkan masalah orang lain?
Motivator? Trainer? Yups benar sekali, semuanya itu mencakup keseluruhan
tentang psikologi. Sebelum membahas lebih lanjut tentang psikologi, kita harus
mengetahui dulu apa sih sebenernya definisi dari psikologi itu sendiri?
Psikologi berasal dari kata psycho
(jiwa) dan logos (ilmu), jadi
psikologi adalah ilmu yang mempelajari jiwa seseorang.
Banyak
yang mengatakan bahwa mahasiswa psikologi adalah dukun atau peramal. Anggapan
itu jelas salah! Mahasiswa psikologi mempelajari tentang kepribadian seseorang
melalui gerakan tubuhnya. Dengan gerakan tubuh yang diperlihatkan, kita bisa
memahami alasan mereka berperilaku seperti itu dan kita bisa memahami perilaku
orang tersebut. Selain mempelajari tentang kepribadian, mahasiswa psikologi
juga diajarkan tentang berbagai macam gangguan kejiwaan yang dialami sebagian
manusia. Selain dua hal diatas, di psikologi juga mempelajari tentang ilmu
perkembangan manusia mulai dari lahir sampai tua.
Belajar
psikologi tidak hanya mempelajari tingkah laku berdasarkan teori yang sudah
ada, melainkan di psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta kalian bisa
mempelajari psikologi dari sudut islam. Di Universitas berbasis islam ini, kita
juga memahami psikologi dari sudut pandang islam. Psikologi dari sudut pandang
islam mendasarkan pada spiritualisme, akan tetapi psikologi secara umum dan
dari sudut pandang islam ini memiliki objek kajian yang sama, yaitu manusia.
Sumber informasi psikologi islam ini sendiri berasal dari Al-Qur’an dan Hadits.
Ini sangat menyenangkan, kita bisa mengetahui bagaimana hubungan islam dan psikologi, dan dengan hal
ini kita bisa lebih mensyukuri nikmat Allah SWT.
Jangan
mengira kalau kuliah di psikologi tidak ada mata kuliah hitung menghitung, kita
juga diajarkan tentang statistika. Kenapa di psikologi juga diajarkan
statistika? Apa kalian pernah mendengar tes IQ atau psikotest? Nah, fungsi
diajarkan statisitika disini untuk menghitung scoring pada psikotest yang telah dilakukan. Dan scoring ini biasa kita ketahui dalam
menentukan berapa IQ seseorang. Dalam mata kuliah ini, kita dituntut untuk
lebih cermat dan teliti dalam menghitung. Mengapa kita dituntut seperti itu?
Karena jika kita salah menganalisis dan menginterpretasikan data, maka hasilnya
tidak akan valid dan reliabel. Di psikologi, kalian akan lebih banyak belajar
bagaimana meneliti, megumpulkan, menganalisis dan menginterpretasikan data yang
digunakan dalam berbagai pekerjaan.
Selain
mempelajari tentang teori – teori dan statistika, mahasiswa psikologi juga
mempelajari biopsikologi dan neuropsikologi, yang membahas tentang anatomi
tubuh manusia, sistem kerja otak, sampai beberapa penyakit yang berkaitan
dengan psikis. Jadi bisa disimpulkan bahwa mahasiswa psikologi tidak hanya
mempelajari tentang kepribadian manusia saja, melainkan juga mempelajari ilmu
eksata.
Sabar
merupakan kunci utama yang harus dimiliki oleh mahasiswa psikologi. Bukan sabar
karena banyaknya teori-teori psikologi yang diajarkan, melainkan karena di
dunia psikologi nanti, mereka akan terbiasa menghadapi ribuan masalah. Asyiknya
di psikologi ini, kalian juga bisa membantu kehidupan orang lain. Kalian akan
sering dihadapkan dengan berbagai macam masalah dan kalian bisa memberikan
solusi terhadap permasalahan tersebut dengan berbagai macam pendekatan yang
ada. Mahasiswa psikologi memang harus peka terhadap permasalahan yang dialami
oleh kliennya, dan mereka juga harus mempunyai rasa simpati dan empati yang
tinggi terhadap lingkungan sekitarnya. Di psikologi juga mempelajari lebih
dalam pemahaman kita tentang pikiran dan perilaku dengan melakukan penelitian .
Di
psikologi di sediakan berbagai jurusan seperti psikologi klinis, industri
organisasi, pendidikan. Nah, lulusan psikologi bisa menyesuaikan pendidikan dan
gelar kita untuk fokus pada bidang spesifik yang kita minati. Kebanyakan
lulusan psikologi bekerja di bagian pemasaran, bisnis, iklan, pendidikan,
urusan publik, penjualan, dll.
Apakah
kalian ingin memahami orang lain? Apakah kalian ingin mengetahui alasan orang
berperilaku dengan cara tertentu? Atau kalian ingin memahami pikiran kalian
sendiri dan emosi kalian? Apa kalian ingin memahami lebih mendalam hubungan
psikologi dengan islam? Jurusan psikologi UMS adalah jawaban dari semua
pertanyaan tersebut. Betapa menyenangkannya, betapa kerennya kuliah di
psikologi UMS kalian bisa mengetahui tingkah laku orang dan memahami psikologi
dari sudut pandang islam sekaligus.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar